hi all! ini pendapat saya ttg Malaysia dan Indonesia yang lagi hangat dibicarakan. pada posting sebelumnya oleh dhyta..ia telah memberi pendapatnya..sekarang ini pendapat saya :)
Akhir akhir ini lagi rusuh banget membicarakan Malaysia yang dianggap mengambil kekayaan Indonesia. dari yang namanya Tari Pendet, Bunga Bangkai, Reog, Batik dan sebagainya sampai muncul kabar kalau Malaysia mem-plesetkan lagu Indonesia Raya. semua itu membuat warga Indonesia kesal dan berulang kali melontarkan ejekan pada Malaysia. hemm sebetulnya pantas gak sih kita marah?
kalau boleh jujur yaa jawabannya pantas gak pantas.
kenapa pantas? pasti pemikiran kita bakal bicara seperti ini: 'Tari Pendet itu dan kebudayaan lain yang terpampang di iklan pariwisata milik Malaysia itu kan punyanya Indonesia..gak seharusnya mereka memasang kebudayaan kita di iklan mereka!! sepertinya mereka hobi nyari ribut sama kita bangsa Indonesia. selain 'pencurian kebudayaan' sering kali TKI disiksa dan masih banyak kasus antara Indonesia sama Malaysia.. ya jelas lah kita marah! orang itu puna negara kita kok!' jujur deh..pasti kepikiran kan?
lalu, kenapa gak pantas? sekarang kita pikir dengan tenang. kita juga gak seharusnya marah sama Malaysia. bisa jadi ini salah satu cara yang disengaja buat mengadu domba kedua negara yang letaknya bertetangga ini. siapa tau maksud Malaysia memasang iklan tersebut buat menjelaskan bahwa di Malaysia juga bisa kok melihat tari pendet, bunga rafless (Fyi, ternyata ditemukan banyak bunga bangkai yang hidup di hutan pulau Kalimantan), dan batik. maksdunya adalah, di Malaysia para tamu bisa menikmati juga kebudayaan dari berbagai negara di Asia termasuk Indonesia.
dari informasi yang gw tau..Reog Ponorogo bisa 'sampai' di Malaysia karena orang Indonesia yang tinggal di Indonesia lah yang melestarikan Reog Ponorogo. artinya gak sepenuhnya Malaysia yang salah. dan pemerintah Indonesia pun belum mendaftarkan kebudayaan yang ada di Indonesia ke lembaga yang berkaitan. berarti..wajar aja Malaysia bisa mengklaim bahwa Reog punya negara mereka. selain itu Pemerintah Indonesia juga masih kurang dalam menjalin hubungan dengan pelestari kebudayaan indonesia. yaa wajar karena merasa kurang di perhatikan yaa mereka pada ngacir ke negeri Tetangga.
di satu sisi..Malaysia juga seharusnya menghargai apa yang telah selama ini mengakar di Indonesia. Malaysia pasti tahu kalau Tari Pendet, Batik, dan sebagainya telah ada di Indonesia sejak zaman dahulu kala. setidaknya mereka menanyakan Izin atas penggunaan kebudayaan Indonesia tersebut. kalau tidak di izinkan yaa jangan iseng buat menggunakan.
Malaysia pun seharusnya menjelaskan alasan penggunaan kebudayaan Indonesia dalam iklan mereka.
jadi sebetulnya dalam masalah ini kedua negara sama-sama melakukan kesalahan. Malaysia tidak izin dan tidak memberi penjelasan. Indonesia pun tidak melestarikan apa yang dimiliki.
so..tidak sepantasnya kita mengejek Malaysia. hubungan antar negara itu harus di jaga. seperti manusia..sebuah negara pun tidak bisa hidup tanpa negara lain.
marilah kita jaga kebudayaan kita dan melestarikannya. serta terus menjaga hubungan baik antar negara :))
posted by:naa!
ps; thanks for my dad for the info
Saturday, August 29, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment